Akibat jawaban “Terserah”

Dalam hidup saya, ada 2 orang yang gak boleh dikasih jawaban “terserah”.

Yaitu:

1. pengemudi angkutan umum
Iya lah ya, kayaknya bakalan aneh juga sih kalo udah naik taksi terus ditanya

“mau ke arah mana mbak?”
“terserah kamu aja deh”
“….tapi mbak? …”
shhh.. ter-se-rah-ka-mu” *sambil berbisik di kupingnya*

Enggak. Please jangan kayak gitu ya guys. Sangat tidak disarankan 😦

2. tukang potong rambut.
OH INI PENTING! SANGAT PENTING!
Dan kebodohan ini selalu saya ulangi, kayak gak ada belajarnya gitu.

d’oh!
Berkali kali saya pergi ke salon dengan niat trim rambut atau nipisin rambut, sering berakhir dengan “APA APAAN INI???” — :'((((

Sejak awal tahun niat saya adalah “oke, paling gak pas lebaran udah panjang rambutnya. Jadi kece di foto keluarga” – Iya, tingkat ke-ketje-an saya emang cuma sebatas rambut panjang. Sad kan ya!

Dan awal juli ini berakhir dengan rambut sepanjang LEHER :)))))
Semua berawal dari

“Mbak, saya mau ditipisin aja ya. jangan dipendekin sama sekali. TESERAH nipisinnya gimana, yang penting tipis”

Secara ya rambut tebal saya ini kalau sudah kering – TWEEWW! rambut singa.
Hingga kemudian keluar salon, I was like “WHYYYYY???” *sambil jambak jambak rambut*

noooooo
H+2 setelah ditipisin malah kayak gini???

Sekarang sih sudah lebih baik karena akhirnya saya rapihin di salon lagi.

Sudahlah~
intinya jangan pernah bilang “terserah” di hadapan orang yang akan motong rambut anda.

Itu adalah pesan layanan masyarakat yang sebenarnya seMUA ORANG JUGA UDAH TAU KALI WABBIT! HELAAWWW~
elonya aja yang ampun deh gak ada kapoknya :'(((((

*BRB, pesen hair extension online – dikirim pake YES karena JNE sudah overload*

 

Advertisements

5 thoughts on “Akibat jawaban “Terserah”

  1. pernaaaah, pernaaah beginiii, untung pake jilbab yaaa jadi hasil potongan rambut terserah cuma bisa dinikmati sendiri dan diketawain mas bebeb T_T

  2. itu kejadian di akyuuupas Lebaran taun kemarin, Bun. pas puasa kan potong rambut. minta potong pendek. pendeknya gimana? teseraaaah.. itu sama capsternya dipotong puendeeeeek kayak lakik. yang mana akyuu ndak cucok gitu Bun. potongan rambutnya fix kayak pake helm. pas mudik, diketawain sama orang rumah liat rambutku yang… ya sudahlaaaah *mas Bondan dateng bawa segepok hair extention 😛

  3. Hihihi… Aku dong bilangnya selalu terserah 😄 Tapi dia memang mbak langganan aku sih dan aku sll cocok dengan gaya rambutnya. Biasanya sih dia cuman nanya, boleh dipotong brp cm rambutanya? Gitu doang 😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s