Ada Apa di Balai Kota?

 

Bulan lalu Saya, Nuwis dan Kara sempat mampir ke Balai Kota DKI Jakarta.
Bukan untuk Wisata Balai Kota, tapi untuk datang dan memeluk semua anjing yang sedang berkumpul di Balai Kota.

Ada apa di Balai Kota?
Ada edukasi massal dari Jakarta Animal Aid Network bekerja sama dengan Pemerintah Kota DKI Jakarta mengangkat tema “Kesejahteraan Hewan Cermin Jakarta Maju”.

Ahok (yang anaknya ganteng itu #eaa) membuka acara itu dan ikut menyaksikan demo pemasangan microchip pada salah satu anjing rescue JAAN, ditanam di bagian leher.
Gunanya untuk apa? Untuk mengetahui status vaksinasi dan sebagai tanda pengenal bagi hewan peliharaan.

Jadi kalau suka baca di facebook ada status tentang hewan peliharaan yang hilang, dengan microchip ini hal itu tidak perlu terjadi karena bisa di-track dimana peliharaan kita berada.
Katanya sih nanti akan didistribusikan di klinik dokter hewan, dan untuk pemasangan dikenakan biaya Rp.100 ribuan.

Pertanyaannya, bisa gak dipasangin ke manusia nih microchip, biar mbak Canah yang punya pacar baru ini ketawan lagi ngapel dimana, kok pulangnya bisa sampe jam setengah 11 (curhat colongan) (Balada Canah punya pacar baru)

***

Nah waktu itu saya baru tahu tentang hal itu dari salah satu rumah singgah anjing terlantar di Facebook sekitar jam setengah 9 pagi. Sedangkan acara dimulai jam 9 – 12 WIB.

T : Wah, mas. Ada ini nih! *sodorin HP*

W : Wah! Brangkut kita! Ayo cepet pada mandi.

Nyampe Balai kota jam 10 lewat, sudah agak sepi tapi masih banyak pasukan anjing gemaaaas ❤ ❤

DSC03302DSC03327DSC03299DSC03297DSC03267DSC03258DSC03277DSC03290DSC03253DSC03231DSC03226DSC03218DSC03174DSC03201DSC03193DSC03212DSC03182DSC03166DSC03131DSC03152DSC03178

Di sana juga ada panggung yang diisi dengan penampilan band kece, dan poster poster mengenai pentingnya vaksinasi dan steril hewan peliharaan.

Sejak dulu saya pecinta anjing garis keras, sejak ketemu Nuwis yang juga (thank God) pecinta anjing, kami jadi sering singgah ke beberapa shelter penampungan anjing sekadar untuk bermain atau menitipkan sedikit makanan untuk para mahluk gemas ini.

Dan suka geram bukan main sama pemilik hewan peliharaan yang tidak merawat peliharaannya dengan benar.
Setiap ada kasus penyiksaan hewan rasanya patah hati. Bayangkan berapa kali saya patah hati tiap buka facebook.

Oia, kalau ada teman teman yang terbeban dan ingin ikut berbagi dan membantu para manusia hebat lainnya di shelter yang kerjaannya menolong dan mengurus hewan yang dianiaya / terlantar silakan loh. Caranya?

  • Menjadi foster parents : memelihara hewan dalam jangka waktu tidak terbatas selama hewan tersebut belum diadopsi
  • Menjadi adopter : mengadopsi hewan yang ada di shelter
  • Menjadi donatur / Orang tua asuh : bagi yang tidak bisa memelihara tapi ingin mendukung menyelematkan para hewan malang ini dengan cara donasi tiap bulan / sewaktu waktu untuk keperluan hewan, operasional dan dokter
  • Menjadi rescuer : bergabung dengan team rescuer lain / sekadar memberikan bantuan pada saat hendak merescue hewan bisa dengan tenaga / transportasi

Sejauh ini saya dan Nuwis baru bisa menjadi orang tua asuh, semoga secepatnya bisa menjadi adopter.
Impian kami punya rumah sendiri untuk apa?
Supaya bisa pelihara anjing, udah itu doang :’))

Because Dogs are not food, Dog is Love, Love is dog :’)))

Sebagai rekomendasi, ini beberapa shelter yang isinya manusia luar biasa hebat.

shelterpejaten
Pejaten Shelter

 

rumahsinggahtpp
Rumah Singgah TPP

 

gardasatwa
Garda Satwa

 

shelterpjaten IG
Instagram Pejaten Shelter

 

 

Advertisements

22 thoughts on “Ada Apa di Balai Kota?

    1. Tauk tuh! sekarang pacarnya (atau yang diakui gebetan doang sama Canah) rumahnya di kampung belakang. maknyos kan.
      Eh itu asli anaknya Ahok, tante mana tahaaaaan *njir geli abis*

      Gemets ya. bahkan anjing ras yang kece pun dibuang kalo udah gak lucu/gak butuh, kzl.

  1. di Italy banyak banget anjing, tapi semuanya peliharaan orang, jarang ada anjing yg terlantar, tapi saya malah takut sama anjing, tapi suka liat kalo banyak bulunya, kalo dia dh mulai deketin langsung deh saya lari terbirit-birit,hihihi

    1. wah, berarti tertib banget ya di sana ❤ ❤ laff.
      hahahaha mengagumi dari jauh ya? :)) padahal mayoritas anjing itu suka banget ngedeketin dan beinteraksi, makin terbirit makin dideketin :)) *kelarrrr*

  2. Temen gw ada ikutan animal defender di Jkt. Sering bantu kalo ada musibah seperti banjir besar kmrn. Galang dana beli perahu karet utk nyelamatin anjing2 yg terjebak banjir. Ternyata banyak publik yg marah krn mnrt mereka lbh baik perahunya buat bantu angkat barang2 yg kebanjiran drpd nyawa anjing. Kasian anjingnya 😢

    1. Oia mbak Dita, animal defender kelupaan deh! 😀
      orang masih banyak yang gak peduli sama binatang, binatang buat lucu lucuan aja..padahal yang punya nyawa binatang ya bukan barang 😦 kesel

    1. iyaa, ramah anjing – ramah binatang juga. termasuk topeng monyet dan sirkus binatang, kalo perlu kebun binatang juga gak perlu ada – kasiaaan :((( *jadi ekstrimis*
      zaa, aku juga bingung. WHY? tapi karena aku telat mungkin ada penjelasannya di awal acara. entahlah -_-

  3. Pecinta hewan juga yaa 😍😍
    Eiyaa bekasi juga ni mau ada event tgl 28 nanti buat kucing tapinya eh apa ada anjing juga ya?
    Aq pgn pasang microchip tp klo di indonesia cukup efektif ga ya?

    1. Aku sekarang juga jadi suka kucing, karena ada 2 kucing liar yang selama hamil dan menyusui numpang makan di rumahku :)))
      aku mungkin akan pasang, buat jaga jaga kalau hilang :'((( *amit amit*
      event di mall? di mana Neng?

      1. bukan, eventnya di kantor walikota pas car free day gitu dan berlangsung smp bulan maret kak.
        ihh baiknya makasih udh ngebolehin numpang dsna ya.
        aq kdg suka sebel sm org yg tega buang kucing plus babynya pdhl mrka kan cm numpang berteduh, ga minta makan ato minta dipelihara. di rmh juga si mama pnh ngebiarin kucing liar numpang melahirkan di teras, smp akhirnya krn kasian beranak trs jadinya disteril deh sm aq. skrg kucingnya sehat dan ga bunting2 hihihi

      2. Kayaknya kucing ini juga hamil lagi deh, kalo beneran dia hamil lagi mau aku steril juga deh, kasian anaknya mati terus 😥
        seneng ya, kalau pemerintah ikut peduli sama binatang.

      3. iya, soalnya klo dulu pemerintah cukup cuek sm hewan kya anjing dan kucing.
        klo mau steril coba cari yg baksos kak
        jd dapet harga murah.
        aq steril kucing kampung kisaran 100-150rb di daerah pndok gede atau meruya. cuma ya gitu ngantrinya kya posyandu, ramee hehehe

  4. wah, saya takut anjing. tapi demen juga sama yang bulunya lucu-lucu gitu…
    kalo lihat orang-orang yang punya anjing disini, kaya udah anak sendiri, tiap hari harus dibawa jalan-jalan buat dapetin udara segar. ada juga yang part time job buat ngebawa anjing jalan-jalan gitu, beberapa jam sehari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s