Jangan pegang dan jangan cium (sembarangan)

When-Children-Fondle-With-Their-Private-Areas-In-Public
http://thenewageparents.com/

Eeeeh! Ibu jangan pegang. Kawa aja sendiri!”
Iya, saya dibentak anak kutu berumur 2 tahun 8 bulan waktu mau bantu buka bajunya karena mau mandi, lalu setelah taruh baju di mesin cuci dan masuk kamar mandi baru deh dia panggil saya “ibu, ayo mandi”.

Emang minta dipites nih anak -_-

Jadi ceritanya sejak Kara umur 2,5 tahun saya dan Nuwis mulai mendoktrin Kara beberapa hal simple tentang daerah vital pada badannya dan siapa saja yang boleh pegang.
Setiap hari kami ulang terus dengan harapan dia hafal.
(yang penting hafal dulu deh, nanti kalo udah ngerti baru dijelasin)

Intinya kami ingatkan bahwa badannya, terutama bagian dada, bawah depan dan belakang hanya boleh dipegang oleh Bapak, Ibu, Kara dan Mbak.
Itu pun diberi penjelasan, boleh dipegang dalam rangka mandi dan wawek abis poop.

Kenapa eyangnya gak boleh?
Bukan gak boleh, tapi mama saya sudah mengurus 2 cucu (anak kakak saya) dan orang tua Nuwis nun jauh di bogor dan sudah terlalu sepuh untuk membantu kami memandikan Kara.
Biar Kara gampang mengingat, kami sebutkan 4 orang saja termasuk dia sendiri.

Jadinya ya begitu, masih kadang gagal kadang berhasil dan kadang berlebihan kayak gitu.
Hehe, it’s okay – trial error – yang penting lama lama dia paham.

Pun masalah cium mencium.
Kami ajarin Kara untuk hanya boleh mencium bibir ke saya dan Nuwis saja, yang anggota keluarga lain hanya boleh cium pipi dan kening (Kara nego untuk boleh mencium bagian mata, hidung dan dagu. Oke lah gak masalah)

Sama prosesnya, diulang ulang terus.

Sampai akhirnya minggu lalu Nuwis ajak Kara main ke rumah teman kecilnya yang punya anak laki laki sepantaran Kara (Kara suka panggil dia ‘O’).
Sebelum berangkat, sambil duduk di car seat Kara bilang

Yaaay kita mau main. Bapak, Kawa gak mau dicium O ya. Peluk aja – No cium

Hyaaaahhh :’)))))
Kalo lagi ngetweet mungkin dia akan pake hestek #SIKAP

Ternyata waktu dulu main, Kara beberapa kali dicium dan dipeluk – YAHAHAHA..
mungkin karena semua sepupunya perempuan kali ya, jadi dia gak biasa digituin sama anak laki laki. Hihii
Saya sama Nuwis sih seneng seneng aja kalo Kara gak suka dicium dan dipeluk anak laki laki.
Lanjut terus #sikap nya sampe besar ya nduk :’))

Advertisements

9 thoughts on “Jangan pegang dan jangan cium (sembarangan)

  1. Aku juga udah mulai ngajarin nih mbak, anakku umur 2,5 th. Ngajarin yg gampang2 dulu kayak ke Kara aah, thx infonya ya 🙂
    Btw di sini untungnya orang2 nggak terlalu ‘nyosor’ kalau sama anak kecil, jarang banget yang nyium atau peluk-peluk, mereka malah cenderung takut kalau memegang anak kecil, maklum pelecehan seksual itu tema banget di sini. Tp kadang aku merasa aneh juga sih… Nggak terasa akrab dan hangat spt di Indonesia hihi… Kapan-kapan aku bikin postingan ttg ini deh 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s