Gerakan Tutup Kuping

Seiring perjalanan saya menjadi seorang ibu baru, sedikit demi sedikit saya mulai belajar banyak hal.
Salah satu yang saya pelajari adalah tentang Gerakan Tutup Mulut atau lebih sering disingkat GTM buat para ibu, salah satu cara anak memberi tahu bahwa dia sudah punya pendapat hehe kadang melelahkan kalau anak saya sedang GTM, saya harus cari cara supaya dia mau makan.
Tapi ternyata jauh sebelum Gerakan Tutup Mulut, 1 nasehat yang tidak pernah saya dapat tentang menjadi seorang ibu adalah Gerakan Tutup Kuping.

Ya, Gerakan Tutup Kuping dari semua omongan usil orang lain baik tentang cara anda mengasuh anak sampai cara anda mengurus diri sendiri, dari hal kecil sampai hal besar yang tidak ada kaitannya dengan orang lain. *menghela nafas panjaaaaaaaaaaang banget*

Saya bukan tipe Ibu yang serius dalam berinteraksi dengan anak saya. Saya cuma serius kalau sedang mengajari Babbit dan mendegar Babbit bercerita, di luar itu orang orang mungkin akan menganggap saya kelewat konyol dan ‘gak becus’ karena kekonyolan itu (karena umumnya seorang Ibu tidak bertindak konyol. That’s what they said, well).

Saya sering mendapat cap demikian. Ibu yang konyol dan tidak dewasa.
Saya tidak pernah merasa marah, saya hanya ikut tertawa bersama mereka sambil berkata dalam hati “ya ya, terserah deh lo mau ngomong apa. Yang penting anak gw happy”

Sampai akhirnya kemarin ‘an outsider’ (orang yang bukan keluarga dan sahabat saya – orang yang jelas tidak tahu perjuangan kami merawat Babbit) untuk kesekian kalinya -ya sudah berkali kali- beliau memberi celetukan mengenai betapa tidak becusnya saya merawat anak hanya karena saya memotong poni anak saya sangat pendek dan mengunggah fotonya di sosmed.

Seakan kurang nendang, celetukan pertama diikuti celetukan berikutnya dari another outsider yang mengamini celetukan tersebut “naaah iya tuh benar”.

Aaaaand that’s it.

XBMROkph_400x400

Ibu Wabbit is not happy.
Girls, you are not even married and *hellooow* have zero children.
Now you said that I am an incompetent mother? Whoaaa *slow clap*

Hihihi.. ya, saya beneran sebal waktu itu.

Orang orang seperti itu memang pasti ada.
Orang yang tidak punya kemampuan berhenti berbicara hal hal yang tidak lucu, orang yang tidak sanggup menelaah mana ucapan yang baik dan yang menyebalkan.

Sejak kapan ya memutuskan untuk menjadi seorang ibu yang playful konyol itu adalah hal yang salah?

Toh saya tetap mengajarkan anak saya berdoa, makan sendiri, selalu mengatakan permisi – maaf – dan terima kasih, saya tidak tutup mata saat anak saya berbuat salah atau memicu perkelahian dengan sepupunya. *inhale – exhale*

Luar biasa, hanya karena apa yang kelihatan di luar dan di social media orang bisa mengambil kesimpulan terhadap kehidupan orang lain. Kadang benar, seringnya salah.

Self reminder : “Berhenti menghakimi”.

Seiring berjalannya pendidikan otodidak menjadi seorang Ibu, saya memang makin terlatih untuk menutup kuping saya dari celetukan bodoh macam itu.

Tapi kadang orang di sekitar kita terlalu lambat untuk belajar menutup mulut mereka.

Ini pertama kalinya saya sebal dengan celetukan aneh macam itu, dan semoga ini terakhir kalinya.
Oh bukan, bukannya saya berharap tidak akan mendengar celetukan ajaib seperti itu lagi karena saya sadar orang yang suka mengucapkan hal bodoh pasti tidak akan pernah punah dari bumi ini, saya hanya berharap ini pertama dan terakhir kalinya emosi saya terpancing hehehe..

Mengutip kata mbak Audrey Hepburn yang tsakeup itu :

“The most important thing is to enjoy your life—to be happy—it’s all that matters.”

CYMERA_20140308_115716

Sejatinya, seorang anak akan mengalami fase Gerakan Tutup Mulut (dari segala makanan)

Orang tua pasti mengalami Gerakan Tutup Kuping (dari segala omongan aneh)

Dan kita juga harus belajar tentang Gerakan Tutup Mulut dari segala ucapan tidak penting tapi bukan dari makanan. Karena masih banyak kuliner yang belum dicoba :p *FOOOOOOOD~~*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s