Yuk ke Museum Nasional

Hari sabtu siang lalu saya minta diantar Wisnu ke Toko Maju di Pasar Mayestik, tapi setelah melihat antrian mobil untuk masuk Pasar Mayestik mendadak perasaan rindu Toko Maju hilang sudah. Lupa kalau Senin besoknya adalah hari pertama anak anak masuk sekolah setelah libur panjang. Pantesaaann~

Akhirnya saya dan Wisnu memutuskan sekalian ke Galeri Nasional saja mumpung sedang di Jakarta (penyakit anak Tangerang Selatan yang jadi jarang ke tengah Jakarta sejak punya anak – atau Cuma saya? :|)

Wisnu : lagi ada apa di GaNas?

Tasha : gak tau deh ya

Wisnu : Mau ke Museum Gajah aja gak? Museum Nasional. Kamu belum pernah kan?

Tasha : yowis terserah
(Ya, saya gak pernah ke Museum Nasional. Entah kenapa waktu sekolah kok lebih sering ke Lubang Buaya Zzzzz)
Sampai sana sudah sekitar jam 3 sore (karena kami muter muter nunggu Babbit bangun, bukan karena Bintaro – Jakarta berjam jam ya. Haha Disclaimer)

Dan ternyata Bayarnya murah.
Orang dewasa Rp.5000 dan anak kecil Rp.2000 – Rp.12.000 bertiga, YAY!

Sebelum masuk kami galau, mau masuk museum atau naik bus wisata Jakarta..

0905029bus-2780x390
minjem dari google

Soalnya Kara sejak bisa ngomong sampe sekarang sudah luar biasa cerewet, lagu andalannya selalu ‘wheels on the bus’, apalagi terakhir saya naik bis tingkat itu waktu TK.

Tapi Museum Nasional tutup jam 5, begitu pula dengan parkirannya.
Sedangkan Bus nya akan jalan sekitar 1,5 jam tergantung keadaan jalan (menurut bapak penjaga MuNas) Bisa bisa sebelum kami sampai, parkiran sudah ditutup)
Jadilah kami pusing, dan langsung bikin rencana serba kilat, kami paksain masuk MuNas sebentar, biar gak penasaran isinya seperti apa lalu kami ngejar Bus untuk bisa naik jam 4.
Itu rencananya.
Kenyataannya? Keasikan di Museum, jadi gak kekejar deh bus nya 😀
lain kali deh, mungkin lebih pagi biar bias mampir di Kota Tua dan istirahat sebentar di Café Batavia (Café Sejuta Cerita :p – Hati hati curhat)
Untung Babbit ‘kaki panjang’ (kalo kata orang manado artinya orang yang bawaannya pengen jalan jalan terus gak bisa diem di rumah hehe — itu juga julukan keluarga buat Babbit yang sejak baru berumur 3 hari sudah diajak kemana mana) jadi dia anteng ngeliat segala macam gambar dan patung di sana. Seterusnya jadi anak museum ya, nduk 🙂
Senang pergi ke Museum, biaya sedikit tapi tetep seru dan lebih bikin lupa waktu daripada ke mall.
3 jam di Mall kaki suka cepet capek, 3 jam keliling Museum gak berasa capeknya 😀

Berikut sedikit oleh oleh hasil kunjungan ke Museum Nasional dari para fotografer amatiran 😀

IMG_20150725_154844 IMG_20150725_162327 IMG_20150725_154657

IMG_20150725_162356IMG_20150725_162423IMG_20150725_162600_1IMG_20150725_160314

sasasasaszzzz

Ciaooow..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s